Urgensi Pendidikan Al-Qur'an Berbasis Keluarga sebagai Filter Dekadensi Moral di Era Digital
Abstract
Era digital membawa tantangan signifikan terhadap perkembangan moral anak usia dini, ditandai dengan meningkatnya risiko dekadensi moral seperti krisis adab dan ketergantungan gawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan Al-Qur’an berbasis keluarga sebagai filter utama dalam menghadapi arus negatif teknologi. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah dan buku referensi dalam rentang waktu 2019-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Al-Qur’an dalam lingkungan keluarga berfungsi sebagai "imunitas moral" melalui empat mekanisme kunci: penanaman nilai tauhid sebagai kontrol diri (muraqabah), konstruksi adab komunikasi Islami di ruang siber, keteladanan orang tua (uswah hasanah) dalam literasi digital, serta penerapan prinsip tabayyun terhadap informasi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keluarga memiliki peran yang tidak tergantikan dalam mengontekstualisasikan ajaran Al-Qur’an menjadi kompas etika bagi anak. Pendidikan Al-Qur’an yang konsisten di rumah terbukti efektif mencegah degradasi moral dan membentuk karakter anak yang tangguh di tengah disrupsi digital. Sinergi antara pemahaman agama dan pengasuhan digital menjadi kebutuhan mendesak bagi orang tua modern.
